Tampilkan postingan dengan label WUDHU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WUDHU. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Maret 2010

HAKEKAT BERWUDHU bag.3

Usap kedua telinga.Telinga yg sering mendengarkan paraunya dunia.Yang kita kira sebagai suatu kemerduan.Telinga yang berbisik kebusukan dan kedustaan telinga yang menikmati gunjingan demi gunjingan.Kenapa telinga kita bagaikan seperti telinga orang2 munafik,lebih senang menjadi orang yg tuli dengan telinga hati.

Bermunajatlah "yaa ALLAH Jadikan diriku tergolong orang2 yg mendengarkan ucapan yg benar dan mengikuti yang paling baik.TUHAN pendengaran telingaku panggilan2 syurga di dalam syurga bersama hamba2Mu Yg baik".

Lalu basuh kaki sampai ke dua mata kaki.Kaki yg melangkah ke dalam dunia yg berlari mengejar syahwat dan kehinaan yg bergegas dalam pijakan dan kelezatan pesonanya.Kaki yg terpeleset ke jurang kemunafikan dan kezaliman terlukan oleh syahwat dan emosi,dendam,iri dll.Haruslah segera dibasuh dgn air ahlak.Air yg bersumber dari adab dan bermuara ke samudra Ilahiyah.

Basulah kedua kaki agar langkah2 menjadi semangat baru untuk menuju ALLAH menapak tilas jalan ALLAH basuhlah dengan air yg mengalir wajah semesta menjadi jalan lurus.Selebihnya wudhu adalah taubat,penyucian jiwa,pembersihan bathin dilembah istighfar.Jangan lupakan disetiap basuhan wudhu kita.

Rabu, 03 Maret 2010

HAKEKAT BERWUDHU bag.2

Banyak orang yang mata kepalanya terbuka tetapi mata hatinya tertutup.Banyak orang yang mata kepalanya tertutup mata hatinya terbuka.Banyak orang yg mata hatinya terbuka tetapi betabur debu2 kemunafikan.Banyak orang yg sudah lg membuka mata hatinya dan ia kehilangan Cahaya Ilahi lalu menikmati kepejaman mata hatinya dalam kegelapan yang menyangka ia kebenaran dan kenikmatan.

Yaa ALLAH bershkan wajahku dengan cahayaMU sebagaimana di hari Engkau putìkan wajah2 kekasihmu.Janganlah Engkau hitamkan wajahku dengan kegelapanMU di hari dimana Engkau gelapkan wajah2 MusuMU.Yaa ALLAH sibakkan cadar hitamku dan tirai yg membungkus hatiku untuk memandangmu sebagaimana engkau buka cadar para kekashMU.

Lalu kita basuh ke dua tangan yg sering menggapai hasrat nafsu syahwat berkiprah dilembah kotor dan najis jiwa kita.Sampai pda tahap siku hakekat kita dan manfaat agung yg ada disana.Tangan kita telah mencuri hati kita,lalu ruang jiwa kita kehilangan khazanah hakekat cahaya hati.Tangan nafsu kita telah mengkorupsi amanah2 Ilahi dalam jiwa lalu kita mendapatkan pundi2 duniawi penuh ke alpaan dan kemunafikan.

Tangan2 kita telah merampas makanan2 kefakiran,kebutuhan,memaksa hati untuk dijadikan tunggangan liar nafsu kita.Tangan2 kita telah memukul dan menampar wajah hati yg menghadap ALLAH.Menuding wajah2 jiwa yg menghadap ALLAH

Basuhlah tangan dengan air kecintaan dgn beningnya dari mata air dari begawan syurga.Membasuh tangan kanan sembari munajat "yaa ALLAH berikanlah kitabku melalui tangan kananku dan hitunglah amalku dengan hitungan yg seringan2nya".Lalu basuh tangan kiri dgn munajat "yaa ALLAH aku berlindung kepadaMU dari pemberian kitabku dari tangan atau dari belakang punggungku"

kemudian mengusap kepala kita karna kepala telah bertabur debu2 yg mengotori hati kita memaksa mengikuti selera fikiran sampai hati bukan lg menghadapnya tetapi menghadap seperti cara menghadap wajah dikepala kita yaituh menghadap dunia yg hina dan rendah ini.

Pada kepala kita yg sering menunduk pada dunia.Pada wujud semesta tunduk dalam pemberhalaan dan perbudakan mahluk tanpa hati kita menunduk kepada ALLAH, kepada asma2Nya yg tersembunyi dibalik semesta lahir dan bathin lalu kepala kita memalingkan wajah kita untuk berpindah kelain wajah yg hakiki.

Marilah kita usap dgn air Cahaya agar hati tetap bersinar kembali.Tidak menghadap arah remang2 yg menuju gelap yg berlapis gulita.Tidak lg menengok pada rimba duniawi yg dpenuhi kebuasan dan liar kebinatangan.Kepala2 kita sering menunduk pada berhala2 yg mengitari hati.Padahal hati kita Baitullah,Rumah Ilahi.

Betapa kita sangat tidak beradab dan bahkan membangun kemusyrikan mengatasnamakan Tuhan Tetapi demi kepentingan berhala yg kita bangun dari tonggak2 nafsu.Dan menjadi kebanggaan,ritual2 lalu bgt sombognya kepala kita terangkat dan mendongkak.

Usaplah kepala dgn kash sayang Ilahi.Karna kepala kita telah terpanggang panasnya neraka duniawi.Terpanaskan oleh ambisi amarah,emosi nafsu syahwat terjemur dihamparan masyhar duniawi.Sembari bermunajat "yaa ALLAH payungi kepalaku dgn payung RahmatMU turunkan padaku berkah2MU dan lindungi diriku dgn perlindungan payung ArasyMU.di hari ketika tidak ada lg payung kecuali PayungMU.Yaa TUHAN jauhkan rambutku dan kulitku dari Neraka"

bersambung...

HAKEKAT BERWUDHU bag.1

Berwudhu bukan sekedar membasuh semuanya tapi wudhu diposisikan sebagai amalia yg benar2 menghntarkn kita untuk hidup dari kegelapan jiwa.

Bahkan dari titik2 gerakan dan posisi yang dibasuh ada titik2 sentral kehambaan yg luar biasa.Sebelum membasuh wajah,kita membasuh tangan2 kita sembari bermunajat yaa ALLAH kami mohon anugrah dan barokah dan kami berlindung kepadaMU dari keburukan dan kehancuran.

Lalu kita memasukan air untuk kumur2.Karna mulut kita adalah alat dari mulut hati kita.Mulut kita banyak kotoran kata2.Banyak ucapan2 berbusakan hawa nafsu dan syahwat.Mulut kita lebh banyak menjadi muara besar bagi lorong2 yg beronggakan semesta duniawi.

Betapa berlimpah ruahnya fatwa amar ma'ruf nahi mungkar tetapi karn keluar dari mulut yg kotor hanyalah berbau anyir dalam sengak hidung jiwa kita.Karna yg mendorong amar ma'ruf nahi mungkarnya kadang bukan karna ALLAH tetapi hasrat hawa nafsunya.

Sesungguhnya mulut2 it sudah membisu karna berkata adalah hawa nafsu.Bermunajatlah ketika berkumur "yaa ALLAH masukanlah padaku dan keluarkanlah diriku ditempat keluar yg benar dan jadikanlah diriku dari diri MU bahwa engkau adalah maha penolong"."Tolonglah aku ya ALLAH agar aku senangtiasa selalu membaca kitab MU dan dzikir tiap saat dan tetapkanlah aku dengan ucapan yg tegas didunia dan di akhirat".

Kemudian masukan air suci pada hidung kita.Hidung yg suka mencium aroma wewangian syahwat dunia lalu jauh dari aroma surga.Hidung yg menafaskan ciuman mesra tetapi tersirnakan dari kemesraan ciuman hakiki di singgasanaNYA."Ya ALLAH aromakan wewangian syurgaMU dan engkau melimpahkan RidloMU".Semburkan air itu dari hidung sembari munatkan "Ya ALLAH aku berlindung kepadaMU dari aroma busuknya neraka dan bau busuknya dunia".

Dengan menyucikan hati dgn air pengetahuan yang manfaat suci dan menyucikan serta pengetahuan yg bisa menghapus seluruh penghalang2,hijab,antara diri dgn ALLAH.Faktanya tiap hari kita wudhu membasuh wajah tetapi wajah kita tak hadir menghadap ALLAH "fa ainamaa tuwallu fatsamma wajhullah"kemanapun engkau menghadap wajah hatimu menghadap ke arah ALLAH.Lalu mengapa wajah dunia,wajah2 semesta,kepentingan nafsu kita mash terus menghalangi tatap muka hati kita kepada ALLAH?Ini dikarenakan kebatilan demi kebatilan dibalik wajah batil maupun kebatilan dgn selimut wajah kebenaran,telah membatalkan wudhu jiwa kita dan sama sekali tdk kita sucikan dgn air pengetahuan air yg suci

Hijab2 yg menutupi wajah jiwa kita untk melihat ALLAH sudah terlalu tua kotor.Kita bertopeng kebusukan,rekayasa,kedudukan,dan ambisi kita.Bertopeng hawa nafsu kita sendiri bahkan ilmu pengetahuan serta imajinasi2 atau jubah2 agama sekalipun.Lalu wajah kita kotoh.Wajah umat kita penuh dgn cakar2 nafsu kita,dan alangkah bangganya kita dengan wajah2 kita yg dijadikan landskap syetan,yg begitu bebas menarikan tangan2nya untuk melukis hati dgn tinta hitam.

Karna wajah kita lebih senang berpaling dan berselingkuh dengan dunia,bergincu dunia,berparas dengan olesan2 kesemuan hidup,lalu memakai cadar2 hitam kegelapan semesta kemakhlukan.

Bersambung...